| Komponen Pesawat Sinar-X |
Tampilkan postingan dengan label Radiologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Radiologi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 11 Juni 2011
SYARAT DAN PROSES TERJADINYA SINAR-X
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 6/11/2011 03:06:00 PM |
Filed Under:
Radiologi
SYARAT DAN PROSES TERJADINYA SINAR-X
2011-06-11T15:06:00+07:00
RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
Radiologi|
Comments
Selasa, 07 Juni 2011
Pengaruh Pemeriksaan Rontgen Selama Kehamilan
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 6/07/2011 12:30:00 AM |
Filed Under:
Radiologi
Saya yakin sahabat nusantara pernah mendengar bahwa menggunakan sinar-x selama kehamilan dapat membahayakan janin yang berada di dalam kandungan ibunya. Mungkin juga sahabat pernah mendapatkan pertanyaan dari pasien yang menanyakan hal ini. Pasti sahabat nusantara memiliki jawaban dan pendapat yang berbeda-beda termasuk juga saya. Oleh karena itu saya mengajak sahabat nusantara menemukan jawabanya bersama-sama mengingat wawasan dan pengetahuan khususnya radiologi saat ini semakin berkembang dengan cepat. Pengaruh Pemeriksaan Rontgen Selama Kehamilan
2011-06-07T00:30:00+07:00
RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
Radiologi|
Comments
Senin, 06 Juni 2011
Pengaruh Usia Kehamilan Terhadap Radiasi Sinar-X
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 6/06/2011 04:32:00 PM |
Filed Under:
Radiologi
Usia kehamilan merupakan faktor yang sangat mempengaruhi terhadap resiko kehamilan akibat penggunaan sinar-x.
- Dalam postconception 2 minggu pertama dari periode menstruasi terakhir, Embrio sensitif terhadap efek mematikan sinar x, walaupun dosis jauh lebih tinggi dari 5 rad atau 50 mSv yang diperlukan untuk menyebabkan keguguran.
- Dari minggu ke 3 sampai minggu ke 8 kehamilan, embrio berada dalam masa perkembangan awal tetapi tidak mempengaruhi cacat lahir, keguguran, atau retardasi pertumbuhan kecuali dosis eksposi yang diterima di atas 20 rad (200 mSv).
- Dari ke 8 hingga minggu ke 15 kehamilan, embrio atau janin sensitif terhadap efek radiasi pada sistem saraf pusat. Tapi di sini lagi, paparan itu harus sangat tinggi. ambang ini telah diperkirakan lebih tinggi dari 30 rad (300 mSv) sebelum berpengaruh terhadap IQ embrio yang berkembang. Umum studi diagnostik tidak mencapai tingkat ini dan, oleh karena itu, efek ini jarang menjadi perhatian bagi pasien.
- Setelah diatas 20 minggu kehamilan ketika janin benar-benar berkembang, janin lebih tahan terhadap effek radiasi. Bahkan, janin mungkin tidak lebih rentan terhadap banyak efek radiasi dibanding ibu di bagian akhir kehamilan. Tapi yang paling penting adalah bahwa praktis tidak ada prosedur radiologi diagnostik akan mempengaruhi embrio pada tahap akhir kehamilan dan tentunya tidak ada risiko cacat lahir atau keguguran dari berbagai eksposur yang terjadi dari studi diagnostik.
Referensi :
Spesialist Radiation Safety.Founded 1956.http://www.hps.org
Pengaruh Usia Kehamilan Terhadap Radiasi Sinar-X
2011-06-06T16:32:00+07:00
RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
Radiologi|
Comments
Senin, 23 Mei 2011
Pahlawan Proteksi Radiasi Versi Nusantara
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 5/23/2011 09:06:00 PM |
Filed Under:
Radiologi
Salam Hangat Sahabat Nusantara
Semoga sahabat nusantara dalam keadaan sehat semuanya ya... (amin)
Satu lagi peristiwa sejarah yang sangat perlu untuk Sahabat Nusantara ketahui. Kata pahlawan merupakan apresiasi saya secara pribadi terhadap peristiwa tokoh sejarah dibawah ini. Dengan membaca juga merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap tokoh tersebut. Bagaimana tidak jika sahabat malas untuk sekedar membacanya. "Gunakan proteksi sebelum terjadi" Pahlawan Proteksi Radiasi Versi Nusantara
2011-05-23T21:06:00+07:00
RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
Radiologi|
Comments
Rabu, 11 Mei 2011
Pertanyaan Sahabat
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 5/11/2011 09:54:00 PM |
Filed Under:
Radiologi
Salam Sahabat X-Ray..
Dalam dunia kesehatan khususnya bidang Radiologi, ada satu pertanyaan besar dalam pemikiran saya dan mungkin dalam pemikiran para sahabat juga serta banyaknya anggapan mengenai kebenaran adanya perbedaan densitas diatara kedua arah sinar yang berbeda yaitu vertikal dan horizontal dengan semua parameter sama. Pemikiran ini pun tidak hanya sampai disini. Dengan berbagai pertanyaan yang timbul dalam benak saya yang didorong dengan rasa penasaran tentang ini, saya mencoba mengangkat hal ini kedalam skripsi pendidikan saya. Walaupun sebenarnya bukan ini judul skripsi yang saya bahas karena angkatan sebelumnya sudah pernah ada yang membahas, namun sangat berhubungan dengan skripsi saya saat ini.Di dalam perjalanan menyusun skripsi mengenai hal ini, saya harus menghadapi berbagai macam konflik terutama tentang dasar dan literatur yang hampir membuat saya menyerah dan putus asa.
Ada sedikit rasa kecewa sebenanya
Simbol Bahaya Radiasi Baru
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 5/11/2011 05:10:00 AM |
Filed Under:
Radiologi
Pada tanggal 15 Pebruari 2007 yang lalu, IAEA bersama-sama dengan the International Organization for Standardization (ISO) meluncurkan simbul atau lambang baru peringatan bahaya radiasi, dengan tujuan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan yang seharusnya tidak terjadi karena radiasi dari sumber radiasi yang besar. Lambang baru tersebut berupa segi tiga merah dengan gambar gelombang radiasi yang keluar dari tanda radiasi baling-baling tiga daun, tengkorak bersilang tulang dan orang yang sedang berlari. Sabtu, 30 April 2011
Physical institute Wurzburg.Labotarium.Anna Bertha Ludwig.
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 4/30/2011 02:25:00 PM |
Filed Under:
Radiologi
Physical institute Wurzburg.Labotarium.Anna Bertha Ludwig.
2011-04-30T14:25:00+07:00
RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
Radiologi|
Comments
Jumat, 29 April 2011
Sejarah Radiologi
Author: RADIOLOGI NUSANTARA JAKARTA
| Posted at: 4/29/2011 02:31:00 AM |
Filed Under:
Radiologi
Sinar-X ini pertama kali ditemukan oleh Wilhelm Conrad Roentgen pada tahun 1895. Wilhelm Conrad Roentgen merupakan anak satu-satunya dari pasangan orang tua dengan Ayah sebagai tukang kayu untuk membuat lemari dan Ibunya sebagai pedagang kain. Hebatnya, Wilhelm Conrad Roentgen ini seorang ahli fisikawan dari Universitas Wurzburg di Jerman. Wilhelm Conrad Roentgen lahir pada tanggal 27 maret 1845 di Lennep sebuah kota kecil yang terdapat di Jerman.
Langganan:
Postingan (Atom)
